Liburan ke Bali, Cobain Trekking di Hutan dan Danau Tamblingan Yuk!
Photo via Shutterstock Anges van der Logt

Retno Wulandari

19 June 2017


LIBURAN KE BALI, COBAIN TREKKING DI HUTAN DAN DANAU TAMBLINGAN YUK!


Kalau liburan di Bali, jangan Cuma main ke pantai, pura, atau wisata kuliner dong. Kalau kalian belum pernah trekking, liburan yang akan datang kalian harus coba trekking di Bali. Soalnya, Pulau Dewata terkenal akan alamnya yang sangat indah. Pastinya sayang banget kalau nggak kalian nikmati dengan baik.

Kalau kalian suka danau, hutan tropis dan suasana yang syahdu, kalian harus coba trekking di hutan Danau Tamblingan. Serius deh, pemandangannya keren banget, dan alamnya pun masih sangat terjaga.

Trekking di sekitar Danau Tamblingan dan Buyan (atau Tamblingan Jungle Trekking) bakal jadi pengalaman yang beda buat kalian, karena kedua danau tersebut masih perawan. Tak ada speedboat menyeberangi danaunya, hanya perahu tradisional mirim kano, yang disebut pedahu. Pedahu adalah jenis perahu yang digunakan warga lokal untuk memancing.

Danau Buyan dan Tamblingan berada di antara tiga destinasi wisata terkenal di Bali yakni Danau Beratan dengan Pura Ulun Danunya, Air Terjun Gitgit, dan Pantai Lovina. Jadi ini bisa jadi destinasi ideal buat kalian yang ingin menjelajahi wilayah Bali utara. Selain itu, pemandangannya juga sangat mempesona. Latar belakangnya adalah kemegahan Gunung Lesong yang tingginya mencaoai 1.860 meter, yang tercermin di air danau.

Cara trekking di Danau Tamblingan

 

Kalau ingin trekking, sebaiknya kalian mengambil paket supaya ada pemandu yang mengarahkan. Biasanya, waktu trekking berdurasi tiga jam, terdiri atas dua jam jalan kaki menyusuri alam dan satu jam berkano di Danau Tamblingan. Kalau nggak biasa lintas alam, nggak usah khawatir karena treknya cukup mudah. Di beberapa bagian memang cukup curam dan licin.

Kalian akan melewati hutan tropis yang masih alami, dengan pohon-pohon tua, besar, tinggi menjulang, yang membentuk formasi indah. Kalian akan bisa melihat pohon beringin raksasa berusia serta berbagai pohon khas hutan hujan tropis. Udara bersih, kicauan burung, diselingi berbagai suara khas hutan akan membuat pikiran tenang.

Pura Misterius di Dalam Hutan

Begitu sampai di pos pertama, ada kejutan yang sudah menunggu. Sebuah pura tua berdiri di tengah hutan, dan hingga kini masih digunakan warga untuk bersembahnyang walaupun letaknya jauh dari pemukiman, di tengah hutan rimba.

Setelah beristirahat untuk menikmati makanan yang disediakan, kalian bisa lanjutkan lagi perjalanan menjelajahi hutan. Setelah itu kalian bisa menemukan dua pura lainnya di tengah pepohonan. Pura-pura ini sangat tua, dan bangunan batunya sudah tertutup lumut.

Di pos ketiga, kalian bisa melihat pura yang cukup besar, dengan sebuah patung wanita yang merepresentasikan sosok dewa dalam agama Hindu. Menurut beberapa orang, sosok patung wanita ini agak spooky. Di pos terakhir ini, petualangan kalian di hutan dan Danau Tamblingan pun berakhir.

Kalau masih ingin bertualang, kalian bisa menyewa pedahu dan mendayung menelusuri danau. Walau liburan, tetap bisa olahraga ya!


Sumber : Gogonesia.com


comments
no comment

LAINNYA