Pemberlakuan seragam kepada mahasiswa. Apakah penting ?
poster lomba seragam

Irine Maharani

21 March 2018


PEMBERLAKUAN SERAGAM KEPADA MAHASISWA. APAKAH PENTING ?


Tulisan ini terinspirasi dari lomba desain seragam yang baru – baru ini diadakan dan banyaknya pertanyaan yang masuk dari direct message instagram @UPNVY yang kebetulan tim @COZER.ID menjawab pertanyaan tersebut.

Kewajiban yang tidak biasa untuk lingkungan perguruan tinggi non kedinasan itu tertuang dalam surat edaran nomor 13-0/UN62/SE/2017 yang ditanda tangani oleh Rektor UPNVY Prof. Dr. Ir. Sari Bahagiarti K, M.Sc.

Dalam surat edaran tersebut salah satunya menyebutkan pakaian yang harus dikenakan mahasiswa setiap Senin dan Selasa. Laki – laki dan perempuan wajib mengenakan baju putih dan celana atau rok berwarna hitam, lalu bagi mahasiswi yang berkerudung diwajibkan mengenakan kerudung berwarna putih.

Adapun setiap Rabu dan Kamis, mahasiswa masih dibebaskan mengenakan pakaian bebas rapih. Pada hari Jumat, mahasiswa wajib mengenakan pakaian batik.

Menurut Wakil Rektor III, bidang kemahasiswaan dan kerjasama Dr. Ir. Singgih Saptono, M.T pemberlakukan pakaian seragam tersebut merupakan implementasi UPNVY dalam berkomitmen sebagai Kampus Bela Negara. Konsenkuensi Kampus Bela Negara adalah menjunjung tinggi nilai – nilai yaitu kedisiplinan, kejuangan, kreatifitas unggul, kejujuran dan Bela Negara.

 “UPNVY ingin mengimplementasikan nilai – nilai tersebut kepada seluruh civitas Universitas. Mengenakan seragam merupakan salah satu dari implementasi nilai tersebut,” ujarnya Pak Singgih.

Rektor UPNVY Ibu Sari Bahagiarti, saat ditemui Reporter SUARASIKAP (19/8) mengklarifikasi tentang kebijakan penggunaan seragam bagi mahasiswa. Menurut pandangannya penetapan kebijakan seragam ini sesuai dengan cerminan UPNVY sebagai kampus Bela Negara. Ia juga menambahkan, melalui pemakaian seragam ini, UPNVY akan mendapatkan ciri khasnya sebagai kampus dengan mahasiswa berseragam, dibanding institusi pendidikan lainnya.

Nantinya pemberlakuan pemakaian seragam juga akan dilakukan secara bertahap kepada mahasiswa lama.Pemberian sanksi akan dilakukan bagi mahasiswa yang tidak mengenakan seragam selama 3 kali dengan menurunkan nilai.

KILAS BALIK

Pemberlakukan pakaian seragam pernah diberlakukan UPNVY pada awal pendirian tahun 1966. Saat itu aturan pemberian seragam berdasarkan surat keputusan Mendri Veteran dan Demobilisasi Nomor 412.4.9/1966 tentang aturan tentang pemberian seragam, atribut sesuai tingkatan, dan pelajaran kemiliteran. Saat itu UPNVY masih bernama Perguruan Tinggi Pembangunan Nasional (PTPN) “Veteran” Yogyakarta, dengan status kedinasan dibawah pembinaan Kementerianan Veteran dan Demobilisasi.

KONTRA

Pemberlakukan pakaian seragam langsung mendapatkan kritikan dari mahasiswa yang disampaikan melalui BEM “Bela negara tidak harus diimplementasikan seperti itu, kita sebagai mahasiswa juga kurang nyaman,” ungkap Tari Hutami, salah seorang mahasiswi baru jurusan Ilmu Komunikasi. Mahasiswa baru yang terkena dampak peraturan ini menyayangkan adanya keputusan pemakaian seragam.

BEM FISIP ikut serta memberikan kritik dan pernyataan sikapnya melalui official account line-nya. Dalam salah satu postingannya, BEM FISIP berpendapat bahwa bela negara tidak melulu harus didefinisikan dengan berseragam. Pada intinya bela negara adalah melakukan sesuatu, dengan cara apapun, tentunya dengan kemampuan masing-masing, untuk mencerdaskan, memajukan dan terutama untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.

Kontra ini juga didapat dari seorang Alumni UPN “Veteran” Yogyakarta melalui direct message di instgram dengan melontarkan beberapa pertanyaan. Apakah hal ini melalui survey mahasiswa UPN ? apakah respon tersebut positif ? Apakah dengan pengadaan seragam ini tidak membuang waktu administrasi kampus ? Setelah pengadaan seragam ini apakah ada hal yang signifikan untuk nama baik kampus UPNVY ?

PENUTUP

Kebijakan pemberlakukan pakaian seragam tidak perlu dipermasalahkan karena setiap kampus terlebih rektor berhak membuat peraturan yang  akan diberlakukan atau dihilangkan selama itu mempunyai alasan yang tepat. Alasanya adalah untuk mengimplementasikan nilai – nilai Kampus Bela Negara yang sudah tentu disiapkan dengan matang dan diskusi panjang pemangku kepentingan sampai kebijakan itu diterbitkan.

Lalu sebagai sebagai civitas universitas patuhi aturan yang dibuat oleh kampus.

Berpikir sebelum bicara, Menyimak sebelum berpendapat.

Referensi : web SUARASIKAP dan UPNVY


comments
no comment

LAINNYA